Selasa, 06 Desember 2011

Kerudung Mawar ( Part 3 )

Tepat di tanggal 12 itu, aku bertemu dengan paman dari tunangan ku...kami banyak berbincang tentang kegiatan sehari hari...tak ada yang terlalu menonjol dari percakapan kami saat itu...hingga akhirnya pamannya menanyakan duduk permasalahan antara aku dan tunangan ku, hingga akhirnya aku jelaskan permasalahan yang sebenarnya. Pamannya cukup bijak terhadap permasalahan kami, aku di harapkan menyelesaikan masalah kami sendiri tanpa ada campur tangan dari orang lain, aku sadar itu dan keluarga juga tidak perlu ikut campur toh juga hubungan kami belum sepenuhnya resmi. Akhirnya aku mencari jalan yang lain...aku hanya berdoa dan aku akan berdoa setiap malam demi hubungan ku ini...

Kamis, 17 November 2011

Belajar Trading dengan Murah Meriah

Ass.Wr.Wb.
Catatan kecil  aku dapetin dari hasil surfing pagi pagi dengan sedikit menggunakan waktu kanator :-) langsung aja cekibrot.
Banyak company yang menawarkan fasilitas untuk kita melakukan trading baik itu Forex, Saham  atau  Logam mulia dengan berbagai fasilitas, tapi tidak banyak yang menawarkan fasilitas dengan  memberikan batas minimum lot hingga serendah mungkin...dari pada lama2 cuap cuap capek sendiri mending temen temen baca sendiri artikelnya...JANGAN LUPA GANTI PAKAI BAHASA GANTI BAHASA YANG TEMEN TEMEN NGERTI BIAR TIDAK MERASA TERTIPU...
Copy link  http://tradersway.com/en?ib=1001821 Selamat ber-trading semoga sukses

Jumat, 11 November 2011

Kerudung Mawar ( Part 2 )

Besok tepatnya tanggal 12 November 2011...om dari tunangan ku mengajak bertemu di suatu tempat untuk membahas masalah ku dengan tunangan ku. Jujur hati ku galau ketika mendapat pesan di HP ku...apa yang akan gerangan terjadi dan yang akan di bicarakan antara aku dan om tunanganku..Ya ALLAH, semoga ini rencana baik buat hubungan ku dengan tunangan ku....semoga hubungan kami baik baik saja, dan segera melangsungkan pernikahan...Ya ALLAH tolong aku..

Kamis, 10 November 2011

kerudung Mawar ( Part 1 )


Catatan kecil ini puncak dari kekosongan jiwa, yang sudah tak tahu lagi mencari arah untuk mendapatkan cinta kembali dari sang dambaan hati. Sekitar setahun tepatnya di tanggal 15 Desember 2010, ku tinggalkan perempuanku di tanah kelahirannya bersama orang tuanya, tidak dekat jarak yang membentang memisahkan kami antara pulau jawa dan Nusa Tenggara Timur, antara Malang dan SoE tepatnya. Awal kami berpisah untuk mempersiapkan acara pernikahan kami, maklum setelah kami lulus kuliah sehari setelah hari dimana kami wisuda menjadi sarjana kami melaksanakan acara pertunangan meski dalam acara itu ada sedikit perdebatan tapi setidaknya ada keseriusan antara kami untuk menjalin hubungan yang serius.
Setelah acara pertunangan tersebut, setidaknya kami hidup bersama meski tak seluruh waktuku aku habiskan bersama dia, aku masih dtinggal di kost lama ku dan tunangan ku tinggal di rumah kontrakan dia yang selama ini dia tinggali. Seluruh keluarga telah setuju utnuk melangsungkan pernikahan setelah kami sudah bekerja, setidaknya salah satu dari kami.Tepatnya tanggal 5 di bulan desember 2009 aku mulai bekerja di sebuah perusahaan distributor yang cukup lumayan besar, dan tunangan ku di terima di sebuah CV konsultan di bidang konstruksi. Awalnya kami meraa senang, kami dapat menghidupi kami sendiri tanpa ada bantuan dari orang lain. Setelah beberapa waktu, pemikiran kami mulai berkembang, hasil yang kami dapat tidak akan cukup untuk menghidupi keluarga kecil kami nantinya. aku putuskan untuk memberikan seluruh gajiku untuk tunangan ku sembari berpikir belajar hidup berumah tangga, tetapi apa daya meski penghasilan dua orang di jadikan satu tetap tidak bisa memenuhi kebutuhan kami, seharusnya secara matematis penghasil kami bisa di bilang cukup, tetapi keingin yang besar yang tidak bisa kami kontrol, akhirnya tepat di tanggal 1 oktober di tahun 2010 kami berangakat ke tanah kelahiran tunangan ku di pulau Nusa Tenggara Timur dengan niatan mengadu naib dengan jalan ikut tes calon pegawai negeri di kota soe, awalnya kami yakin bisa lolos tes tersebut dikarenakan soal yang diberikan panitia lebih mudah dari pada soal yang kami pelajari, tetapi pada akhirnya, kami tidak lulus masuk tes tersebut, bisa di tebak yang masuk hanya segelintir orang yang bermarga sama.huft kecewa berat awalnya kami, tetapi kami tak berhenti sampai disitu hingga kami mengirimkan lamaran ke berbagai instansi yang terkait. Pada saat itu dalam pikiran ku sebagai laki laki, aku harus mempersiapkan segala kebutuhan ku untuk acara pernikahan kelak, sebab di bulan april kami harus melamngsungkan pernikan. Di tanggal 15 desember 2010 aku kembali ke jawa dengan niat mempersiapkan pernikahan kami, dan kami telah saling berkomitmen dan berjanji untuk berjuang untuk pernikahan kami.
Setelah sampai di jawa masalah datang menghampiri, hingga bulan maret aku belum mendapatkan pekerjaan sedangkan kami di tanggal 1bulan april harus melangsungkan pernikahan, kami tidak bisa berpikir panjang atas permasalahan ini. Kami berdua bersepakat untuk menunda hari pernikahan kami, dan kami beranikan diri berbicara kepada pihak orang tua atas maksud kami, syukurlah niatan kami direstui dan pernikahan kami akan di selengarakan pada awal tahun 2012.
Rahasia tuhan tidak ada yang tahu, tepat di tanggal 1 april 2011 aku di terima sebagai auditor di perusahaan swasta dan tunangan ku di terima di perusahaan kontraktor di NTT, kami memutuskan untuk mempersiapkan dengan matang hari pernikahan nanti. di bulan september tepatnya di tahun 2011, selimut rindu menghampiri ku setelah sekian lama kami tidak bertemu, jarak yang memisahkan kami, jika hanya terpisah waktu aku mungkin akan sering mengunjunginya, tetapi jarak yang begitu jauh merupakan alasan yang utama bagi kami. Semua berawal dari rindu, aku telepon tunanganku, tak satupun dia angkat, sms ku tak satupun di balas, sekalinya sms di balas ada sesuatu yang lain dalam tulisannya hingga akhirnya aku tidak bisa menahan emosi sehingga terucap " jika terjadi apa apa dengan hubungan  kita, akan aku habisi seluruh keluarga bos mu "...yup itulah kalaimat ayang aku kirim kepada tunangan ku di malam hari tanggal 26 bulan september, ke esokan hari di hari jumat tanggal 27 september ada sms balasan yang aku terima " kamu jangan menyalahkan orang lain, bos ku tidak ada hubungan dengan masalh ini, mulai saat ini kita akhiri hubungan ini" kalimat itu yang aku baca, seketika itu aku panik atas kesalahan ku dan apa yang terjadi. Tanpa sepeser uang pun aku memesan tiket pesawat surabaya kupang pada hari itu juga, tapi sayang baru ada keesokan harinya, aku tak tahu harus mencari dmn uang sebegitu besar untuk biaya perjalananku demi mempertahankan hubungan kami.
Aku tidak bisa berpikir lagi, kemana aku harus mencari uang, jalan satu satunya adalah hutang, kakak ipar teman teman ssatu kost berharap ada uang yang belum terpakai berharap agar bisa meminjamkan ke pada aku, pada hari itu juga telah terkumpul 2,5 jt..akhirnya aku berangkat dengan biaya hutang dari teman dan saudara. Pada hari jumat pukuk 13.00 waktu kupang, aku menjejakkan kaki di tanah kelahiran tunangan ku NTT, dengan penuh rahasia aku di jemput oleh calon adiik ipar ku tannpa sepengetahuan calon mertua dan tunangan ku. Perjalanan dari kota Kupang hingga kota SoE berharap jalinan kami tetap bersatu seperti dulu lagi.
Layaknya tak percaya, calon mertuaku melihatku datang, aku datang dengan alasan sedikit berbohong, aku bilang datang karena ada sedikit reward dari perusahaan dan perusahaan sedang laydown maka aku di ijinkan untuk pergi dan calon mertuaku seluruhnya percaya atas apa yang ku jelaskan. Pada saat itu aku tak menemui tunangan ku di karenakan dia sedang melakukan tender besar di kotanya hingga tiga hari tidak tidur pulang hanya sekedar mandi. Keesokan harinya sambil menahan rindu aku menunggunya di teras rumah sambil berharap dia lari menghampiri ku dan memelukku, tapi bayangan ku salah, sekitar 15 menit aku pergi membeli koran telah aku dapatkan tunangan ku di sudut pintu dapur dengan wajah pucat dan kurus menatapku heran. Kami habis kan waktu sebentar di ruang makan, cara tatap cara bicara sudah berbeda saat aku tinggal kan dulu, dulu penuh harap, penuh sayanga tapi sekarang telah pudar. Singkat cerita seminggu aku di pulau NTT, hanya hitungan jam aku bercengkrama bersama dia, dingin, kaku dari percakapannya. Aku utarakan maksud hati untuk memohon maaf, yang terucap dari bibirnya hanya " Dimaafkan" selesai..seminggu aku di sana, 6 hari aku tangisi dia tanpa sepengetahun dia dan keluarga hingga aku tidak kuat memberanikan diri untuk bicara ke ibunya. Niatku cuma satu, untuk eminta doa dan restu agar kami kuat menghadapi cobaan yang di hadapi, ternyata tunangn ku mendengar percakapan antara aku dan ibunya, seketika itu dia marah besar kepadaku. sesungguhnya, dari pertemuan itu kami sudah sepakat untuk menunda kembali hingga akhir tahun 2012. tetapi setelah kejadian itu, tunangan ku meragukan ku. Hingga aku hendak pulang, tanpa ada kata indah dari bibirnya, sakit, sakit dan sakit. aku kuatkan dan aku sabarkan karena aku sadar semua ini berawal dari kesalahan ku. hingga aku pulang tak satu pun kata yang terucap. hingga pada hari jumat, sebelum ke esokan aku pulang dia mengirimi sebuah pesan " esok siapa yang antar"...aku minta maaf " seketika itu senyum bahagiaku menyeruak, dalam pikiranku hanya ada " hubungan ku kembali bersatu.
Setelah aku sampai di malang, sedikit lelah dan merasakan sakit tak aku rasakan. semakin sering aku sms dia dengan harapan, kami saling berkata sayang. tapi apa yang aku dapat " aku tak bisa seperti dulu lagi, maafkan aku"...jujur  aku  gontai saat itu, tak bisa apa apa, kematian yang aku pikirkan saat itu...aku sering mengirim sms kepadanya berharap hubungan kami terselamatkan..hingga pada 8 november sore hari kuterima sms darinya " q g mau kamu hubungi lagi, aku sudah ilfil sama kamu "..." jujur, aku disini dekat sama seseorang "..."kamu g usah tahu siapa dia "..." AKU SKRG HAMIL"..." tapi baby ku tak bertahan lama, karena kandungan ku lemah, dan hanya berumur 2 minggu "...hati laki laki mana yang tak hancur mendengar kabar itu...aku tak bisa menahan beban hidup saat itu...Jujur yang aku pikirkan adalah mengakhiri hidupku tidak ada jalan lain.itu sudah jalan yang aku tempuh...akan aku tempuh tanpa ada orang yang curiga. Setelah kabar itu, aku hubungi ibunya untuk menanyakan kebenaran berita itu...ibunya kaget dan shock mendengar itu. setelah beberapa selang..tunangn ku mengirimkan sms kemarahan kepadaku...aku sudah tak berdaya saat itu..hingga aku putuskan untuk BREAK...aku terus untens menghubungi dia dan orang tuanya...hingga pada tanggal 9 oktober dia mengirimkan sms " aku g mau lagi, kamu hub q lagi,q sudah g bisa kayak dulu lagi" " jodoh dan kematian di tangan tuhan, aku g suka kamu lakuin hal hal yang aneh "....aku sudah g bisa berpikir lagi...sekarang aku hanya bisa diam meratapi diri smbil menunggu esok hari sampai akhir tahun 2012 nanti..."aku lanjutin kisah ku di waktu depan, hingga tahu kemana jalan hidupku dan tunangan ku kelak " ( apa yang aku korbankan selama ini tak bernilai di hadapannya? malang - Soe tak ada artinya buat mu sauyang? semudah itukah sayang?) aku akan tetap berjuang demi cintaku, kamu perempuanku.

Rabu, 19 Januari 2011

Kajian Islam " Makna Sholat "

Bismillahirrahmanirrahom.
Ass Wr Wb.
Melihat perkembangan indonesia sebagai sebuah negara yang berpenduduk mayoritas beragama muslim, dengan melihat perilaku sehari hari, tentu sangat memprihatinkan bisa dikatakan juga bahwa perilaku masyarakat sekarang lebih condong kepada hawa nafsu, hal ini tercermin pada kehidupan masyarakat indonesia mulai dari starata rendah hingga strata yang paling tinggi dalam tingkat ekonomi, tapi sangat tidak bijak jika memandang seluruh lapisan masyarakat Indonesia berakhlak buruk karena juga tidak sedikit yang berkiblat pada ajaran agama untuk berperilaku sehari hari.
Jika seandainya kita mau menggali lebih dalam makna dari ibadah yang kita lakukan sehari hari dan bukan menganggap ibadah merupakan rutinitas ritual penghambaan kepada Tuhan belaka, maka kita tidak akan pernah melakukan perbuatan yang akan merusak tatanan kehidupan. Ibadah merupakan tonggak sebuah agama terlebih lagi islam, islam mewajibkan kita untuk melakukan ibadah khususnya sholat. Sholat merupakan pondasi dasar bagi umat islam untuk melakukan ibadah yang lain, jika buruk sholatnya maka buruk juga ibadah yang lain. Sholat dibutuhkan keikhlasan dari orang yang melakukannya, sulit memang untuk menghadirkan rasa ikhlas bagi kita dikarenakan kita masih mempunyai pemikiran sholat adalah suatu kewajiban, meski memang hukumnya wajib bagi seorang muslim, tetapi coba kita putar otak kita mainstream kita bahwa sholat yang kita lakukan sehari hari merupakan hak kita, hak mengadu kepada ALLAH SWT segala keluh kesa hidup kita, maka dengan sendirinya sholat tersebut akan menjadi lebih ringan dan akan lebih mudah dalam hal kita menghadirkan rasa ikhlas pada sholat itu sendiri, dan hanya dengan sholat kita dapat berkomunikasi secara langsung anta kita dan ALLAH SWT
Penulis mencoba mengupas sedikit ilmu yang tersirat dalam sholat meski sebatas pengetahuan yang di miliki.Kenapa kita di wajibkan sholat agama kita, mungkin jawabannya sama dengan orang lain bahwa sholat merupakan perintah dari ALLAH SWT melalui nabi MUHAMMAD SAW, tapi pernahkah kita memikirkan makna tersebut. Mari kita kupas sedikit,
1. Didalam sholat kita diwajibkan untuk berserah diri kepada ALLAH SWT. Hal ini di artikan bahwa segala urusan yang kita hadapi di dunia seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada ALLAH SWT, karena hanya ALLAH SWT yang mampu menyelesaikannya dan melalui sholat-lah kita dapat berkomunikasi dengan ALLAH SWT secara langsung, bukti penyerahan diri kita kepada ALLAH SWT di tandai dengan gerakan takbir yang mengisyaratkan penyerahan diri kepada ALLAH SWT.
2. Didalam sholat kita di wajibkan untk selalu tegar dan selalu merasa malu, hal ini terkandung dari gerakan sholat itu sendiri yaitu gerakan berdiri. Didalam gerakan ini, manusia hendaknya selalu tegar dalam menghadapi semua ujian yang diberikan dan selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki, selalu melihat kebawah dalam urusan dunia dan menundukkan muka penunjukan diri akan rasa malu terhadap ALLAH SWT karena sebenarnya pakaian dari orang islam sejatinya rasa malu, karena dengan rasa malu ini dapat menjaga diri kita dari perbuatan keji dan munkar
3. Salah satu makna yang terkandung dalam sholat adalah, kita di haruskan saling berbuat baik terhadap sesama dan menghormati satu dengan yang lain dan memuliakannya, sebab seluruh umat di muka bumi ini adalah makhluk ciptaan ALLAH SWT yang tak lepas dari keburukan terlepas dari baik dan buruknya manusia mempunyai kedudukan yang sama di mata ALLAH SWT dan di ciptakan sempurna. Hal ini tersirat dalam gerakan rukuk dalam sholat yang kita kerjakan setiap hari.
4. Makna yang tekandung dalam gerakan sholat yang lain adalah, kita di haruskan selalu meminta ampunan kepada ALLAH SWT karena manusai merupakan tempat salah dan dosa, setiap hari tak terhitung dosa yang kita perbuat, mulai dari membuka mata hingga menutup kembali. Terlalu banyak rizki ALLAH SWT yang kita ingkari dan lupa kita syukuri selama ini, tapi ALLAH SWT Maha Pemurah dan Maha Tahu sebab manusia diciptakan memiliki sifat lupa. Pembuktian dari permohonan ampun kepada ALLAH SWT adalah dengan sujud didalam gerakan sholat
5. Didalam sholat kita di ajarkan untuk saling bersilahturahmi antar manusia, saling bertegur sapa, saling memberi salam sesama muslim. Dengan kita menjalin hubungan dengan sesame manusia, kita dapat memetik ilmu yang tersirat yang belum kita ketahui melalui orang lain karena ilmu dimiliki oleh setiap berbeda maka hendaknya kita mencari ilmu dimnapun ilmu itu berada tanpa memandang status orang tersebut, karena mencari ilmu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Makna dari penjelasan ini terkandung dari kerakan salam dalam sholat kita.
Kita semua tentunya akan mencari makna yang terkandung dalam islam, sebab islam sendiri merupakan agama yang penuh makna. Islam mewajibkan sholat dikarenakan sholat sendiri merupakan tonggak dari kehidupan, semua penyelesaian kehidupan secara garis besar dapat terpecahkan melalui sholat itu sendiri. Orang soleh berkata bahwa setiap tingkah laku kita sehari hari merupakan cerminan dari kualitas sholat kita. Banyak di jaman sekarang banyak orang yang menganggap dirinya islam tapi tidak tahu keislamanya, banyak melakukan kerusakan baik tehadap dunia dan dirinya, tidak mengerti kebutuhan raga dan jiwanya yang lebih tragis lagi lalai akan sholatnya. Sholat merupakan tanda apakah orang itu “ hidup ” atau “ mati “, jika ingin “ hidup “ maka hendaklah kita sholat jika kita menginginkan “ mati “ tinggalkan saja sholat, kata “ hidup “ dan “ mati “ disini bukan arti sesngguhnya, tetapi bagi kita yang melkukan sholat dengan ikhlas dan benar maka akan tahu arti kata itu.
Tulisan ini hanya sebagian kecil dari makna ilmu sholat itu sendiri yang tak sebanding dari ilmu dari beliau beliau yang telah mengerti lebih jauh makna itu sendiri.
Demikian Sekelumit cerita saya dalam mencari sebuah makna hidup dengan segala keterbatasan.
WSS WR WB.

Jumat, 07 Januari 2011

Kajian Islam " THAHARAH ( BERSUCI ) "

ASS.WR.WB

THAHARA atau lebih dikenal dengan bersuci dalam hal ini bersuci  tidak hanya sekedar membersihkan tubuh dari segala macam kotoran, tetapi lebih bermakna mencusikan diri dari segala macam najis yang menurut kitab kitab fikih merupakan hal yang dapat mengurangi nilai dari ibadah atau juga bisa dikatakan tidak boleh ada najis sedikitpun dalam melakukan ibadah kepada ALLAH, baik itu najis yang bersifat kecil maupun yang besar. Tak perlu dijelaskan lagi apa - apa yang tergolong najis kecil dan apa - apa yang tergolong dari najis besar, banyak penjelasan diluar sana yang telah menjabarkan macam macam najis tersebut. 
Dalam kesempatan ini saya tidak akan menjelaakan hal hal mengenai najis, tetapi akan di uraikan mengenai THAHARA itu sendiri menurut tingkatannya, 

Pertama. Mensucikan tubuh dari hadats, najis, dan kotoran
Hal ini berarti mensucikan tubuh dari segala kotoran yang menenpel pada tubuh baik itu dari hadast kecil maupun besar, najis kecil maupun besar dalam hal ini tak perlu di jelaskan lagi dikarenakan orang telah banyak menngerti terhadap hal ini.

Kedua. Mensucikan anggota tubuh dari dosa dan kesalahan 
Adapun pengertian tersebut diatas adalah, Thaharah selain mempunyai makna mensucikan tubuh dari hadast kecil ataupun besar dapat diartikan juga thahara merupakan proses pensucian tubuh dari dosa dan kesalahan, sebab dalam satu hari saja kita sebagai manusia tidak luput dari dosa entah itu dosa kecil ataupun dosa besar, oleh karena itu setiap harinya kita hendaknya melakukan thahara untuk melakukan pensucian tubuh agar dosa yang seharian kita perbuat tidak mengerak dan sulit untuk dihilangkan. Dengan otomatis kita harus melakukan kewajiban ibadah yang telah diperintahkan oleh ALLAH SWT.

Ketiga. Mensucikan Hati dari Akhlak tercela dan perbuatan hina
Hal ini dimaksudkan, dengan bersuci kita mampu menjernihkan hati dari segala penyakit hati seperti riya' dan lain sebagainya yang tergolong dari penyakit hati, karena dengan mensucikan hati kita akan mendapatkan suatu kenikmatan dalam melaksanakan ibadah sebab salah satu penyebab orang tidak mampu menikmati indahnya ibadah adalah hati yang penuh berisi dengan penyakit hati dan juga dapat memperlebar jarak antara hamba dan Tuhan-nya dan merupakan salah satu dari lamanya doa kita terkabul.

Kempat. Mensucikan hal - hal yang tersembunyi dari selainALLAH.
Ini merupakan tujuan utama dari Thahara, bisa diartikan bahwa kita sebagai manusai awam, terlalu banyak kita melupakan ALLAH dalam kehidupan kita sehari hari coba kita bayangkan, dalam satu hari selama 24 jam, berapa lama kita ingat kepada ALLAH, berapa banyak kita bersyukur, jika kita hitung secara matematika saja dalam sehari kita melakukan Sholat lima waktu, setiap sholat kita menghabiskan waktu paling lama 15 menit saja kemudian dikali kan lima waktu sholat, hanya sekitar 1 jam 15 menit saja atau dibulatkan 2 jam, sedangkan waktu kita 24 jam, kemana hati kita selain 2 jam tersebut ?. Memang kodrat manusia adalah pelupa, tetapi hendaknya kita lebuh banyak mengingat ALLAH agar kita lebih indah dalam menjalani hidup.

Dalam hal ini, mari kita sama sama belajar untuk mendalami dari Thahara tersebut agar ibadah yang kita lakukan tidak terbuang percuma,karena apa bila kita salah melakukan thahara dan lebih parah lagi jika kita tidak tahu hal hal mengenai Thahara maka ibadah kita akan tebuang percuma, memang diterima dan tidaknya ibadah kita semua merupak Hak Prerogratif ALLAH tetapi apa salahnya kita belajar untuk mengetahui adab adab beribadah.
Uraian di atas merupakan cambuk bagi penulis untuk tetap mencari tahu dan belajar tentang ilmu islam baiktersirat maupun tersirat.

WSS.WR WB

Ringkasan diatas disadur dari Kitab Intisari Minhajul Qashidin disarikan oleh Muhammad Shalih AL-Ghurasi terbita AQWAM Jembatan Ilmu 


True Story " Sebuah Renungan Tentang Masa kelam Dunia Aborsi "

Ini merupakan sebuah cerita dari sebagian dari perjalanan hidup tentang hingar bingar kehidupan anak muda sekarang, cerita ini merupakan kisah nyata dan merupakan fenomena yang terjadi sekarang ini. Berikut kisahnya...

Selama beberapa waktu lalu, aku dihadapkan sebuah peristiwa yang membuat hati n pikiranku berputar putar tak tahu harus betindak, akal sehatku sudah tak mampu lagi untuk mengontrol emosi ku yang hingga hari ini menghantui. Mungkin banyak pertanyaan yang berkutat dalam pemikiran pembaca peristiwa apa yang terjadi pada waktu itu, begini.

Ketika itu sore hari di salah satu rumah kost, kost itu berada di pemukiman padat penduduk yang tingkat aktifitasnya tergolong tinggi, aku mendatangi rumah kost tersebut hanya sekedar main dan bersua dengan seorang teman yang meski jarak tempat tinggal ku dan kost itu tak terlalu jauh, karena kesibukanku di kampus aku jadi jarang main di kost itu. Singkat kata, aku bertemu dengan teman yang aku maksud sebut saja Gilang, kala itu secara kebetulan pacar dari Gilang sudah berada di kost itu sebut saja nila yang tak lain juga temanku juga. Cuap cuap kesana sini tak ada arti, maklum sudah beberapa bulan tak bertemu meski satu kampus, ada terbesit tanya di benakku mengenai keberadaan nila di tempat itu. Awalnya Nila beralasan hanya sekedar main, tapi hati ini terasa curiga dengan alasan itu karena sewaktu aku datang ke tempat kost itu, mata Nila tampak lebam karena air mata, awalnya aku g mau ikut campur dengan masalah mereka tetapi rasa ingin membantu kesedihan teman yang membuat aku terusik.

Setelah beberapa saat, Gilang menutup kamar kost untuk menghindari orang lain menggangu percakapan kami. Nila hamil, itu ucapan yang keluar dari mulut Gilangs seketika aku melihat Nila yang tampak jelas malu di gurat wajahnya. Bodoh, emosiku langsung memuncak dan perpikir yang tak jelas karena bingung, sedikit banyak aku juga ikut andil dalam hubungan mereka, q memberi restu pada Nila untuk menjadi pacar Gilang dikarenakan Nila telah di tipu mentah mentah oleh mantan kekasihnya yang tak lain juga temen aku juga.
Setelah berbincang serius dengan mereka, kemudian aku bertanya untuk kelanjutan peristiwa ini. Gilang mau bertanggung jawab, sukurlah aku bernafas lega meski ada sedikit ganjalan karena mereka berdua belum selesai kuliah dan masi bergantung pada orang tua masing – masing. Mereka mau meneri ma resiko dengan apa yang mereka perbuat, dengan konsekuensi mereka di marah habis habisan oleh keluarga mereka.
Sedikit menyesal aku pada saat itu, kenapa aku harus mendengar berita yang tidak menggembirakan, apa mungkin ini sudah takdirku untuk mengetahui dan belajar dari masalah itu, belajar dari pengalaman mungkin lebih ber arti dan mengena buat ku meski terasa getir. Mereka mungkin tak pernah menyangka jika aku juga harus menanggung pikiran akibat dari tragedi itu.
Setelah perbincangan itu aku langsung pulang ke tempat tinggal ku, seribu kekawatiran dan cemas campur menjadi satu. Aku tak bisa membayangkan jika peristiwa itu menimpa padaku dan aku tak akan mungkin bisa berpikr jernih dan cenderung tergesa gesa mengambil keputusan, tetapi aku merasa salut dengan gilang dengan beraninya dia mau bertanggung jawab atas perbuatan mereka.
Dari hari ke hari, minggu ke minggu hingga berganti bulan, tak terasa telah dua bulan tak mendengar kabar kelanjutan dari peristiwa itu, aku mempunyai tanya yang kusimpan dalam benakku, kapan mereka melakukan pernikahan, wajar jika aku mempertanyakan hal itu dikarenakan umur kandungan Nila yang semakin tua dan otomatis perutnya akan semakin membesar, g mungkin terjadi jika pernikahan dengan posisi tubuh seperti itu, nama keluarga bakal di pertaruhkan malu pastinya keluarga mereka. Seakan tak memenuhi jawaban yang pasti dan hanya berandai andai, aku mempunyai niat untuk mengunjungi temenku yang satu ini,fiuh…..gila rasanya. Aku datang ke tempat gilang n lagi lagi ada nila di sana, kebetulan nih lgsg aja aku tanyain ke mereka perihal rencana pernikahan mereka.
“ gimana rencana nikah kalian “ tanyaku ke Nila.
“ g tau, entah kapan nih acaranya “ sahut nila terasa lemas.
 “ lho kok g tah, perut loe gmn ntar “ balasku.
“ kayaknya kita mau jatuhin deh bro “ sahut Gilang
Ancur dah pikiran q tambahan. Meraka berencana mau di kiret, n katanya uda di kasi tahu dokter yang mau nglakuin itu, dengan harga Rp 3.000.000. n kata mereka aman n lebih sehat. Aku berusaha menenangkan pikiran tapi beku rasanya pikiran ini, fiuh…q g nyangka bakal seperti ini jadinya. Aku berusaha mencari pikiran yang jernih, maklum bos kaget. Aku beranikan diri untuk mengutarakan pendapat ku kepada mereka, aku memberi masukan agar mereka tak melakukan kiret soalnya akan membuat dosa lagi, awalnya mereka setuju dengan pendapatku dikarenakan kondisi mereka telah terdengar oleh teman Nila yang tak mempunyai anak, dan temannya itu berniat untuk merawat anak mereka, tapi mereka mencoba berpikir panjang, Jikalau besok ingin mengambil anaknya lagi apa temen nila mau ngasi soalnya dana n kasih sayang sudah dikasi anak mereka, wah runyam ntar jadinya. Aku berusaha untuk meyakinkan mereka dengan mengatur kondisi yang dapat sedikit menguntungkan mereka, dan juga agar keluarga merekatiak tahu sama sekali dengan kejadian ini.
Bisa di tebak jawabanya, Gilang n Nila tetap bersikukuh untk menghilangkan anak mereka sendiri, mereka lebih memilih membunuh anak mereka dari pada di biarkan hidup dengan orang lain. Aku gak nyangka akan terjadi seperti ini, akhirnya aku menyerah dengan keputusan mereka, aku berpikir, gugur kewajiban ku untuk membeitahukan mereka konsekuensi dan akibat yang harus di tanggung kelak, baik tiu dari segi agama dosa pastinya dan dari psikologi, kehidupan metafisika mereka karena tidak mungkin mereka membiarkan anaknya begitu saja tanpa ada perawatan, entah itu selamatan atau yang lain, anaknya akan menuntut balas dengan apa yang mereka perbuat.
Kemudian aku bertanya kapan akan laksanakan niat meraka, kata Gilang bulan depan. Dan aku menanyakan apa yang telah dilakukan Nila selama ini, jika mereka sudah mempunya niat seperti itu, Nila pun menjawab
 “ Aku telah meminum banyak obat penggugur kandungan “
 “ Gila “ kataku
“ kenapa g loe minum aja sprite ama ragi, biar hancur sekalian “
“ emang bisa “ tanya Nila dengan serius
“ jangan gila loe “ elakku
“ ntar aku coba deh “ kata Nila
“ bener bener gila loe Nil “ jawab ku kesel
Tak beberapa lama Gilang keluar entah kemana perginya, karena ada urusan sebentar katanya sama temen kampusnya. Aku di tinggal begitu saja sama Nila, selama di tinggal Gilang aku berusaha membujuk Nila untuk mengurungkan niatnya untuk menggugurkan kandunganya, tapi tetap saja bersih kukuh akan menggugurkan kandungannya dikarenakn takut orang tua mereka jikalau mereka tahu kondisinya. Tak beberapa lama Gilang datang dengan membawa makanan dan sebuah bungkusan.
“ nih coba yank minum “ kata Gilang ke Nila
Ala mak jan, sprite sama ragi bro…
“ bener bener stres kalian “ sahutku marah
“ q ngasi tau itu bukan beneran, itu Cuma gambaran aja goblok “ timpalku
“ apa salhnya di coba bro, sapa tahu bener “..jawab Gilang santai
“ kalo Nila mati gmn? “….
“ yang g mungkin lah, paling juga mencret mencret “ lanjutnya
Gilang mencoba menghancurkan ragi dan memasukkannya ke dalam sebotol sprite, dan memberikannya ke Nila. Wew dosa ni aku, membuka pintu dosa besar buat ku karena secara tidak langsung aku menyarankan mereka untuk ngelakuin itu. Apa yang harus aku perbuat nih menghadapi kegilaan mereka, setelah aku lihat tidak ada reaksi apa apa terhadap Nila, aku lagsung beranjak pulang dan berusaha tak mau ikut campur dengan urusan mereka lagi.
Setelah waktu itu aku berusaha untuk tidak menghubungi Gilang dan Nila agar aku tak lagi terlibat dengan urusan mereka, aku berusaha mencari kesibukan lain. Berhasil juga niat ku untuk melupakan peristiwa itu, aku telah terbiasa dengan duniaku yang baru, aku telah mempunyai pekerjaan sambilan dengan menjual konfeksi bersama teman teman ku, bukan hanya konfeksi apapun yang ada dan memperoleh keuntungan akan aku jual. Aku menikmati kegiatan ku sekarang dan melupakan hal lain yang menurutku membuat kepala ku pusing. Kriiiiinngg kriiiinnggg…hp ku berbunyi di saat aku makan sore bersama temen kuliah ku,
“ Gilang? “ gumamku
Ada apa gerangan dia menelpon ku segala, tumben biasanya g pernah
“ halo bro, bisa minta tolong g “…terdengar suara Gilang di hp ku
“ minta tolong apa “ jawab ku
“ loe tahu g tempat hotel yang murah “ tanya Gilang
“ waduh Bro…aku g pernah ke hotel nih, ngapainjuga aku ke hotel “ timpalku
“ kalo g hotel losmen juga gak apa apa dah “ pintanya lagi
“ loe mau losmen kelas PSK ? wkwkwkwkwk “ sahut ku bercanda
“ iya sudah gak apa apa, dimana? “ tanya Gilang
“ serius loe lang? “
“ serius lah”
“ emang buat apa’an sih loe pake cari losmen segala ? “

“ Aku habis nggugurin kandungan Nila bro” jawab Gilang
Serasa gak percaya dengan apa yang aku dengar ini
“ aduh lang aku bener gak tau tempat nya, coba tanya anak anak yang lain ? “ pintaku
“ ya udah deh, ntar tak kasi kbr lagi “ jawabnya
“ ok” balasku

Aku tak habis pikir dengan kejadian ini, mereka bener bener nglakuin niat mereka dan aku bingung apa yang harus aku perbuat dengan mereka. Di satu sisi aku merasa kasian dengan mereka dan ikut prihatin dengan apa yang dibebannya dan di sisi lain aku marah dengan tindakan mereka. Lama lama aku merasa kasian terhadap Gilang dan Nila, dengan beban yang begitu berat tak seorang pun membantunya apa lagi bantuan dari keluarga mereka yang tak mungkin terkabul pada saat itu.
“ loe diman? “ itu sms yang aku tulis ke Gilang
“ gue di hotel pelita no 33 atas nama Gilang “ jawab Gilang
“ aku mau kesana, loe mau titip apa? “ balasku
“ tolong belikan makan, minuman penghilang dehidrasi, obat penghilang rasa sakit, dan tisu “ pintanya
“ oke, habis maqrib aku ke sana “
“ tks bro “ jawabnya
Setelah sehabis maqrib aku menuju ke hotel pelita untuk melihat kondisi Nila dan membawakan pesanan Gilang. Tak disangka, setelah aku masuk ke dalam kamar hotel itu, aku melihat kejadian yang menyayat hati, ku lihat wajah Nila yang pucat sembari memegangi perutanya yang teraa sakit dia berputar putar layaknya ajal menjemput, kemudian dia menggigil kedinginan sambil menahan perutnya dan menangis kesakitan. Aku tak kuasa melihat kondisi Nila seperti ini
“ katanya g sakit, katanya gak bakal apa apa kok jadinya begini lang “ tanyaku marah ke Gilang
“ sory bro, aku kira dokter tapi ternyata dukun pijat “ jawabnya
“ bodoh, kenapa loe g cari tahu dulu “
“ uda tapi kata temen ku dia dokter kandungan, aku di bohongin sama temen ku bro “
“ trus gmn nih “ tanya ku
“ aku sendiri juga gak tahu harus bagaimana sekarang, aku juga bingung lihat kondisi Nila sekarang ‘
“ kata orangnya gmn” tanyaku lagi
“ kata ibunya, sampai besok pagi baru selesai n keluar janinnya “
“ loe yakin besok pagi bakal sembuh “
“g tau lagi aku “ jawab gilang
“ emang prosesnya gimana seh kok sampek begini “
Setelah itu Gilang bercerita kepada ku bagaimana proses aborsi itu terjadi, Gilang berkata bahwa sebelumnya Nila di urut hingga perut nila lemes, kemudian dari kemaluan Nila di masukkan sebilah pinset untuk mencoblos rahim yang ada janinnya hingga pecah rahim itu, setelah itu Nila di kasih obat penghilang rasa sakit dan menunggu hingga besok agar sang janin keluar dalam kondisi mati. Fiuhh…tak nyangka caranya sesadis itu, aku melihat Nila masi berputar putar di tempat tidurnya, Gilang berusaha membujuk Nila untuk meminum obat penghilang rasa sakit, setelah aku lihat Nila sudah sedikit reda aku pamit pulang, agar keesokan harinya aku bisa datang lagi.
“ mau titip apa? “ tanyaku melalui sms ke Gilang
“ aku sudah di kost bro”
Hah..sudah di kost, tak berpikir lama aku beranjak ke tempat Gilang untuk memastikan perkataanya, benar mereka sudah di kost Gilang.
“ uda baikan Nil ? “ tanyaku kepada Nila
“ uda mendingan,tapi masi terasa memar di perutku “ jawab Nila
“ emang uda keluar janinnya ? “
“ uda “ jawab Gilang
“ dimana sekarang?” tanyaku penasaran
“ itu di atas lemari aku masukin ke dalam kendi” jawab Gilang
 Aku hanya memandangi kendi itu dengan penuh penasaran tetapi aku tak berani mencoba melihatnya.
“ sekarang aku bingung bagaimana aku harus menguburkanya “ celetuk Gilang
“ ya di pemakaman lah “ jawabku
“ tak semudah itu kali bro “ pintaknya
“ mang kenapa, tinggal ngubur aja kok” sahut ku
“ harus ada ijin dari kelurahan n RT/RW bro “ jawab gilang
Alamak muncul lagi dah maalh baru
“ jangan tanya aku ada tempat atau tidak “ kataku
“ kalu emang kamu ada yo gak masalah bro” jawab Gilang
“ di tempat ku g ada lahan kosong lang “
“ mau dmn lagi” kata Gilang
“ di tempat Nila aja, masak g ada sih “ jawab ku
“ ntar aku tanyain ke temen ku dulu “ jawab Nila
Untuk kesekian kali mereka bingung untuk menguburkan janin itu yang tak lain adalh anak mereka,
Akhirnya mereka menemukan tempat pemakaman yang mau menerima jasad janin itu tanpa adanya surat dari yang berwenang dengan memberikan sejimlah uang kepada penggali kubur.
Sepenggal cerita ini mengingatkan kita bahwa resiko dari pergaulan bebas, pergaulan yang tanpa kontrol dari orang tua. Orang tua sepenuhnya tidak slah atas kejadian ini, tidak ada orang tua yang mau anaknya mengalami peristiwa seperti ini. Orang tua mempunya niat mendidik kita hingga perguruan tinggai hanya ingin melihat anak nya sukses dala menjalani hidupnya bikan seperti ini, betapa kecewanya orang tua bila mengetahui hal ini terjadi pada anaknya, betapa berdosanya kita terhadap orang tua kita yang telah membanting tulang untuk membiayai kuliah anaknya, apa ini balasan utnuk mereka.
Sebagai bahan renungan buat kita, konsekuensi dari kita melakukan Aborsi adalah TANGGUNG JAWAB TERHADAP TUHAN, belum lagi masi menyelesaikan masalah yang akan di hadapi mencari uang buat proses aborsi lah ( gak mungkin kita meminta kepada orang tua, kecuali dengan berbohong dengan alasan meminta dana buat pendidikan ), belum lagi mencari orang yang mau nglakuin aborsi ( sekarang hukumannya penjara bro, belum lagi di hakimi massa ), belum lagi bagaimana menguburkan yang layak, belum lagi loe balikin uang pinjaman jikalau uang yang kau dapat hasil dari pinjaman, belum lagi klo ada apa – apa sama kesehatan si cewk itu, tapi yang terpenting ari semua itu adalah TANGGUNG JAWAB TERHADAP TUHAN, apa g malu kalo di tanya “ KEMANA ANAK MU YANG KU BERI “, mau jawab apa coba, cuma MALU.
Buat temen temen tolong dipikir masak masak sebelum ngelakuin hal, pikir akibatnya dulu deh. Cerita ini adalah cerita nyata yang di alami penulis, yang jelas nama dan tempat peristiwa bukan nama sesungguhnya.

Makaci banyak uda mau baca ni unek unek aku, g bagus sih tulisannya tapi mayan buat luapin unek unek aku.